Kugadaikan Agamaku demi Menikah dengan Pria yang Kusayangi

Setiap orang pasti menginginkan memiliki pasangan, menikah dan cepat memiliki anak atau keturunan.

Begitupun dengan aku, dengan usia yang menurutku sudah cukup matang, Aku pun ingin segera menikah dan membangun sebuah keluarga kecil.

Hingga suatu hari aku mendapatkan seorang pria yang sangat ku sayangi dan cintai sebagai tambatan hatiku, namun sayang agama kami berbeda dan dia tidak bisa pindah ke keyakinan.

Awalnya memang kami menjalani hubungan ini dengan cara diam – diam tanpa sepengetahuan keluargaku hingga tiba saatnya kekasihku ingin melamarkan ku dan mengajak ke jenjang pernikahan

Aku tahu orangtuaku pasti tidak akan setuju dengan hubungan ini, mengingat Ayahku adalah Imam Masjid yang cukup terpandang di daerah tempat tinggal kami.

Ketika kekasihku datang kerumah dan berniat melamar, Ayah menolaknya dan mengancam tidak akan menganggap aku sebagai anaknya lagi jika tetap menikah dengan pria pilihan hatiku.

cincin pernikahan
cincin pernikahan

Namun, dunia seperti berhenti dan logika ku tidak berjalan. Aku tetap memutuskan pindah agama dan menikah dengan orang yang ku sayang. dan kami pun menikah secara kristiani.

Sudah pasti orang tua, saudara dan juga sahabat ku tidak akan hadir di acara pemberkatan nikah kami, Tapi ketika resepsi, hanya ibu ku yang hadir. Itulah tanda kasih ibu sepanjang masa, meski aku telah meyakiti hatinya dan ayah, ibu tetap datang ke acara pernikahanku.

Karena keputusan ku pindah agama, orangtua ku mendapatkan hujatan cacian dan umpatan dari tetangga. Untung nya orangtaku tidak mengambil pusing masalah tersebut.

Setelah beberapa tahun menikah, Orang tua ku masih mau menerima kedatangan kami di rumahnya, Namun ayahku masih meyimpan amarah dengan mencuekan aku dan suami, hanya ibu saja yang ramah.

Namun hati ayah mulai luluh ketika anak pertama kami lahir dan kami berkunjung kerumah ayah, terlihat ada guratan bahagia ketika dia melihat cucunya.

Itulah kisahku, kugadaikan agama ku demi menikah dengan orang yang kusayangi.

kisah ibu ella di jakarta dikutip dari halaman haibunda.com

Baca Juga : Cara menjaga hubungan Suami Istri agar tetap harmonis